Malayan SaintifikaCourseeJournalMedia
M
Malayan Media
Medical Science & Biomolecular
Cari
BerandaCariTentang
← Beranda
Kedokteran Klinis

Alternatif Baru Hindari Operasi Lutut: Embolisasi Arteri Genikular untuk Redakan Nyeri Osteoartritis

dr. Abdul Malik Setiawan, M.Infec.Dis., PhD22 September 2026Kedokteran Klinis

Sebuah prosedur minimal invasif bernama embolisasi arteri genikular (GAE) menawarkan pilihan baru bagi penderita osteoartritis lutut yang belum siap menjalani operasi penggantian sendi. Dengan menyumbat pembuluh darah kecil penyebab peradangan, GAE mampu mengurangi nyeri secara signifikan—bahkan beberapa pasien melaporkan hampir tidak merasakan nyeri lagi. Studi awal menunjukkan manfaat ini dapat bertahan antara dua hingga empat tahun pada pasien yang memberikan respons baik.

AlternatifBaruHindariOperasiLutut
Osteoartritis lutut merupakan salah satu penyebab utama nyeri dan disabilitas di seluruh dunia. Bagi banyak pasien, pengobatan dimulai dari terapi konservatif seperti obat antiinflamasi, fisioterapi, atau suntikan pelumas sendi. Namun, ketika perawatan tersebut tidak lagi efektif, pilihan berikutnya seringkali adalah operasi penggantian lutut total—prosedur besar yang membutuhkan waktu pemulihan panjang serta memiliki risiko komplikasi. Kini, sebuah pendekatan baru yang disebut embolisasi arteri genikular (GAE) hadir sebagai jembatan di antara kedua ujung spektrum tersebut. GAE adalah prosedur minimal invasif yang dilakukan dengan memasukkan kateter kecil melalui pembuluh darah di pangkal paha atau pergelangan tangan, lalu diarahkan menuju lutut. Dengan bantuan pencitraan, dokter menyuntikkan partikel kecil—biasanya berupa mikrosfer—ke dalam arteri genikular yang merupakan cabang pembuluh darah di sekitar sendi lutut. Partikel ini menyumbat aliran darah ke jaringan sinovial yang meradang, sehingga mengurangi suplai nutrisi bagi sel-sel inflamasi. Akibatnya, peradangan dan nyeri yang ditimbulkan pun menurun drastis. Mekanisme ini didasari oleh pemahaman bahwa pada osteoartritis, proses peradangan kronis menyebabkan pertumbuhan berlebih pembuluh darah kecil (neovaskularisasi) di lapisan sendi. Pembuluh darah abnormal tersebut justru mempertahankan dan memperparah inflamasi. Dengan memblokirnya, GAE memutus lingkaran setan tersebut. Berbeda dengan operasi, GAE tidak memerlukan sayatan besar, pasien biasanya bisa pulang pada hari yang sama, dan risiko infeksi atau komplikasi serius sangat rendah. Data dari beberapa studi klinis awal menunjukkan hasil yang menjanjikan. Sebagian besar pasien melaporkan penurunan nyeri yang bermakna dalam beberapa pekan setelah prosedur. Pada mereka yang memberikan respons baik, efek analgesik tersebut dapat bertahan hingga dua hingga empat tahun. Meski tidak semua pasien merasakan manfaat yang sama—sekitar 70–80% menunjukkan perbaikan signifikan—GAE dinilai sangat berguna bagi individu yang ingin menunda atau bahkan menghindari operasi penggantian lutut. Para peneliti menekankan bahwa GAE bukanlah pengganti permanen bagi operasi, terutama pada kasus osteoartritis stadium lanjut dengan kerusakan tulang rawan yang parah. Namun, prosedur ini memberikan opsi tambahan yang lebih invasif daripada suntikan namun jauh lebih ringan dibandingkan operasi. Saat ini, GAE masih tergolong terapi baru dan belum tersedia secara luas di semua pusat kesehatan. Penelitian lebih lanjut dengan jumlah subjek yang lebih besar diperlukan untuk memperkuat bukti efektivitas dan keamanan jangka panjangnya. Meski demikian, bagi pasien yang telah kehabisan pilihan konservatif dan belum siap menghadapi operasi besar, embolisasi arteri genikular bisa menjadi secercah harapan. Dengan risiko rendah, waktu pemulihan singkat, dan potensi meredakan nyeri hingga bertahun-tahun, GAE berpotensi mengubah paradigma penanganan osteoartritis lutut.
Bagikan artikel ini

Referensi

  1. This emerging treatment could help people avoid knee replacement surgery. Health & Medicine News -- ScienceDaily. https://www.sciencedaily.com/releases/2026/09/260922052030.htm