← Beranda
Kedokteran Klinis
Misteri Dengungan Global yang Membingungkan Akhirnya Terungkap?

Dengungan misterius yang dikenal sebagai "The Hum" telah dilaporkan di berbagai belahan dunia selama puluhan tahun, namun sumbernya seringkali tidak terdeteksi. Penelitian terbaru menguji teori bahwa pendengarnya memiliki kepekaan frekuensi rendah yang luar biasa atau menghasilkan suara dari dalam telinga, namun kedua hipotesis tersebut tidak terbukti. Temuan paling kuat mengarah pada kemungkinan bahwa fenomena ini adalah bentuk tinnitus frekuensi rendah, meskipun suara terdengar sepenuhnya berasal dari luar.
MisteriDengunganGlobalMembingungkanAkhirnya
Selama beberapa dekade, fenomena akustik yang membingungkan telah menjadi teka-teki bagi para ilmuwan dan masyarakat umum. Dikenal sebagai "The Hum," suara berdengung bernada rendah ini telah dilaporkan oleh ribuan orang di berbagai negara, dari Amerika Serikat hingga Inggris, Australia, dan Kanada. Para pelapor menggambarkannya sebagai suara seperti mesin diesel yang menyala dari kejauhan atau getaran transformator listrik yang terus-menerus, sering kali terdengar lebih jelas di malam hari dan di dalam ruangan. Yang paling membingungkan, sumber suara ini hampir selalu mustahil ditemukan, meninggalkan banyak orang frustrasi dan penasaran.
Sebuah studi baru yang diterbitkan baru-baru ini mencoba mengungkap misteri ini dengan pendekatan ilmiah yang sistematis. Para peneliti merekrut sekelompok partisipan yang melaporkan sering mendengar The Hum dan membandingkannya dengan kelompok kontrol yang tidak mendengar suara tersebut. Mereka pertama-tama menguji hipotesis bahwa individu-indu-individu ini memiliki pendengaran yang sangat sensitif terhadap frekuensi rendah. Dengan menggunakan peralatan audiometri canggih, tim mengukur ambang dengar peserta pada rentang frekuensi yang sangat rendah, jauh di bawah kemampuan pendengaran manusia normal. Hasilnya mengejutkan: tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok yang mendengar The Hum dan kelompok kontrol. Artinya, mereka tidak memiliki "telinga super" yang mampu menangkap getaran yang tidak terdengar oleh orang lain.
Selanjutnya, para peneliti menyelidiki kemungkinan bahwa suara tersebut berasal dari dalam tubuh pendengar sendiri, khususnya dari koklea atau bagian lain dari telinga bagian dalam. Fenomena ini dikenal sebagai emisi otoakustik, di mana telinga secara spontan menghasilkan suara yang sangat lemah. Namun, pengukuran akurat menggunakan mikrofon sensitif di saluran telinga peserta tidak mendeteksi adanya emisi abnormal yang dapat menjelaskan suara berdengung yang terdengar begitu nyata dan eksternal. Dengan demikian, dua penjelasan paling sederhana—pendengaran super sensitif atau suara dari dalam telinga—tidak terbukti.
Setelah mengeliminasi kedua kemungkinan tersebut, para peneliti mengalihkan fokus ke penjelasan yang paling mungkin: tinnitus tipe somatik atau sensorineural. Tinnitus umumnya dikenal sebagai persepsi suara tanpa adanya sumber suara eksternal, sering digambarkan sebagai dering, desis, atau dengungan. Namun, kasus The Hum tampaknya unik karena penderitanya sangat yakin bahwa suara itu berasal dari lingkungan sekitar, bukan dari dalam kepala mereka. Studi ini berhipotesis bahwa dalam kasus ini, otak mungkin salah menafsirkan sinyal saraf dari sistem pendengaran sebagai suara yang berasal dari luar, suatu fenomena yang mirip dengan halusinasi pendengaran sederhana namun sangat meyakinkan.
Meskipun penelitian ini belum memberikan jawaban definitif, ia menawarkan kerangka kerja baru untuk memahami The Hum. Dengan mengesampingkan penjelasan yang paling tidak mungkin, para ilmuwan kini dapat fokus pada mekanisme neurologis di balik persepsi suara hantu ini. Bagi mereka yang terganggu oleh dengungan misterius ini, temuan ini mungkin tidak langsung menghilangkan suara tersebut, tetapi setidaknya memberikan penjelasan ilmiah yang masuk akal: bahwa apa yang mereka dengar bukanlah isapan jempol belaka, melainkan produk nyata dari cara otak memproses informasi pendengaran. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan strategi penanganan, tetapi langkah pertama untuk memecahkan misteri ini telah diambil.
Referensi
- The mysterious hum heard around the world may finally have an explanation. Health & Medicine News -- ScienceDaily. https://www.sciencedaily.com/releases/2026/07/260719040002.htm
